Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, BRMP Bengkulu hadiri Tanam Kedelai
Selasa, 12/05/2026, BRMP Bengkulu hadir pada pelaksanaan tanam Kedelai Program Ketahanan Pangan Daerah, di Balai Benih Desa Nangai Tayau (Muara Ketayu) Kabupaten Lebong. Kegiatan ini dihadiri oleh DPD RI, Forkopimda Kab. Lebong, Pimpinan Instansi Vertikal di Kab. Lebong, Satgas Pangan RI, BRMP Provinsi Bengkulu, Sekretaris Daerah, Asisten 1, 2 dan 3 SETDA Kab. Lebong, Kepala OPD, seluruh Camat dan Kelompok Tani penerima bantuan benih kedelai.
Dalam sambutannya, Bupati Lebong (H. Azhari), menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran ketua DPD RI. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk penanaman kedelai. Saat ini komoditas kedelai belum familiar, sehingga kita akan coba untuk menanam kedelai dengan ketersediaan benih sebanyak 246 kg. Pernah ditanam dengan varietas Anjasmoro hasilnya 1 ton/ha. Kabupaten Lebong ditantang untuk menyediakan lahan seluas 1.000 ha. Untuk itu setiap kepala Dinas untuk menyediakan 1 ha. Harapannya agar dapat bekerja sama sehingga Lebong akan lebih baik lagi.
Ketua DPD RI (Sultan Najamudin) dalam sambutannya menyampaikan bahwa supaya dapat potensi Balai Benih ikan agar dimaksimalkan. Lebong sangat berpotensi sehingga tetap semangat. Saat ini pemerintah fokus pada program-program prioritas seperti MBG. Suplay kebutuhan dari masyarakat kita sehingga siklus ekonomi dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis benih kedelai kepada kelompok tani dan OPD dan dilanjutkan dengan penanaman kedelai bersama.
BRMP Bengkulu dalam rangka kegiatannya selanjutnya melakukan pertemuan dengan penyuluh pertanian Lebong. Kepala BRMP Bengkulu (Shannora Yuliasari) menyampaikan bahwa secara administratif penyuluh sudah menjadi pegawai pusat namun harus tetap berkoordinasi dengan Dinas Pertanian. Diharapkan tetap bekerja dengan baik untuk daerah. BRMP Bengkulu bertugas untuk verifikasi validasi usulan usulan banper. Kendala saat ini yaitu usulan-usulan yang diterima tidak sesuai format, harapannya sebelum mengusulkan juknis agar dapat dibaca dan dipahami terlebih dahulu .